Kepemimpinan

Pemimpin dan kepemimpinan

Menurut Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA

Kepemimpinan adalah merupakan cabang dari kelompok ilmu administrasi, khususnya ilmu administrasi Negara. Sedangkan ilmu administrasi adalah salah satu cabang dari ilmu-ilmu sosial, dan merupakan salah satu perkembangan dari filsafat. Dalam kepemimpinan terdapat hubungan antar manusia; yaitu hubungan mempengaruhi (dari pemimpin), dan hubungan kepatuhan-kepatuhan para pengikut/bawahan karena dipengaruhi oleh kewajiban pemimpin. Para pengikut terkena pengaruh kekuatan dari pemimpinya, dan bangkitlah secara spontan rasa ketaatan kepada pemimpin.

Kepemimpinan diartikan orang bermacam-macam, ada yang menyatakan bahwa kepemimpinan adalah sebagai pelaksanaan otoritas dan pembuatan keputusan. Ada juga yang mengartikan bahwa kepemimpinan adalah suatu inisitaif untuk bertindak yang menghasilkan suatu pola yang konsisten dalam rangka mencari jalan pemecahan dari suatu persoalan bersama. Dan ada juga yang menyatakan bahwa, kepemimpinan itu adalah aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang agar diarahkan mencapai tujuan organisasi. Yang lain menyatakan bahwa kepemimpinan adalah seni mempengaruhi orang lain atau seni mempengaruhi perilaku manusia baik perorangan maupun kelompok.

https://i0.wp.com/respectandleadership.net/redleaderrunning.jpg

http://ikhtisar.com/4-elemen-dasar-kepemimpinan/ dari web ini memberikan penjelasan bahwa

Fungsi Pemimpin dalam Organisasi Bisnis cukup berbeda dengan Kebanyakan Pemimpin Non Bisnis, semisal Pemimpin Sosial Masyarakat, Pendidikan dan Lainnya.  Walau cukup banyak pula kegiatan non ekonomi yang beralih fungsi menjadi sebuah aktivitas ekonomi pula.  Pemimpin Perusahaan Bisnis perlu memiliki Kemampuan dan Ketrampilan Manajemen, mulai dari Administrasi, Operasional dan bahkan People Management and Development.  Kepemimpinan cukup menarik perhatian Anda dalam rangka meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam Mempengaruhi Orang banyak.  Karena “Pengaruh” adalah Hal yang sangat Fundamental dalam Kepemimpinan.  Berikut ini adalah 4 Elemen Dasar Kepemimpinan yang penting Anda pelajari yakni:

  1. Perintis (Path Finding)
  2. Penyelaras (Aligning)
  3. Pemberdaya (Empowering)
  4. Panutan (Modeling)

Fungsi Kepemimpinan Dasar ini menjadi Tolok Ukur Anda berhasil dalam sebuah Program Kerja Jangka Pendek maupun Jangka Panjang, baik dalam Konsep ataupun Implementasi.  Konsep dan Perencanaan atau Planning harus dibarengi dengan Pelaksanaan atau Execution.

  1. Perintis (Path Finding).

Fungsi perintisan dalam hal ini adalah Bagaimana Anda mampu menciptakan dan mencetak pemimpin-pemimpin lain, dan itu adalah Langkah Awal dalam sebuah Kepemimpinan.  Anda dapat dengan melakukan pendekatan secara personal dibandingkan secara struktural, karena bagaimana pun juga pendekatan manusiawi jauh lebih mumpuni.  Kedekatan emosional berguna dalam proses pemberdayaan berkelanjutan, sehingga Karyawan yang sebenarnya Mampu dalam Tugas dan Tanggung Jawab, namun terkendala dengan sesuatu, akan tetap tegar ketika masalah datang, sehubungan sikap Anda yang dekat kepada mereka.  Fungsi Perintisan ini adalah Bagaimana Anda mampu menanamkan Kepercayaan kepada masing-masing individu dalam Perusahaan, sehingga suatu waktu terjadi Rotasi atau Mutasi Anda tidak perlu membawa serta Tim-tim Pendukung, karena Anda akan mampu membangun kembali Tim Terbaik dari Sumber Daya yang ada.

  1. Penyelaras (Aligning).

Fungsi Penyelarasan menunjukkan Anda menjadi penyeimbang dalam sebuah komunikasi, koordinasi, mediasi  dan segala hal yang terkait dengan Organisasi.  Anda sebagai pemimpin dapat diterima dengan alami, ketika memberikan Coaching and Counseling, atau Anda dapat diteladani pada saat memberikan Arahan dan ataupun Teguran.  Karyawan yang melakukan Kesalahan atau Kekeliruan tidak merasa dihakimi, bahkan merasa mendapatkan Perhatian karena bertindak salah dan dibenarkan.  Fungsi Penyelaras diperlukan Keseimbangan antara Reward and Punish, Umpan Balik, Inputan dan Kritikan.  Semua Tim merasakan kehadiran Anda dalam keseharian mereka, dan Anda menciptakan suasana Nyaman dan Kekeluargaan dalam ranah Profesional.  Hubungan Komunikasi tidak terhalang Struktur Organisasi, dan setiap Keterbukaan terjadi karena Kedekatan Personal namun bersifat Profesional.

  1. Pemberdaya (Empowering).

Fungsi Empowering mengajak Anda memberikan Kepercayaan dan Tanggung Jawab kepada masing-masing Individu dalam Tim, sehingga mereka dapat melakukan Kreasi dan Inovasi dalam Berkarya.  Visi dan Misi Perusahaan yang telah Anda turunkan dapat di Implementasikan dengan cara-cara Kreatif, Cerdas dan Praktis.  Anda tidak perlu mengajari Teknis yang hatus dilakukan, namun cukup dengan Arahan dan Gambaran yang mengacu pada Tujuan dan Goals Organisasi.  Pemberdayaan akan membangkitkan Winning Mentality, Winning Spirit atau Militant Spirit dalam mencapai Impian dan Cita-cita.  Pemberdayaan dapat dilakukan dengan menggalakkan kegiatan dan aktivitas Quality Improvement, Team Work, Talent Pool Development dan ditunjang dengan Konsep Reward and Punishment yang seimbang (selaras).

  1. Panutan (Modelling).

Setiap Pemimpin selalu akan menjadi Acuan atau Teladan dalam Sikap dan Perilaku mereka.  Anda sebagai pemimpin Perusahaan perlu menciptakan sebuah Role Model yang Ideal namun Applicable.  Kesederhanaan tidak akan menjatuhkan Nilai dan Martabat Struktur Anda sebagai Pimpinan dan Pemimpin Perusahaan.  Perilaku Feodal tidak harus menjadi Budaya yang saklek dalam setiap Seremonial atau Kegiatan Perusahaan.  Meski dengan Fasilitas dan Sarana dari Perusahaan yang mungkin jauh berbeda dengan kebanyakan Karyawan dan Tim, sebagai Pemimpin tentunya Anda masih dapat bergaul bebas, lepas dan jelas.  Untuk itulah perlu melihat dan memperhatikan secara langsung Bagaimana Tim Anda bekerja di lapangan, sehingga setiap Program atau Konsep yang akan dijalankan dapat menjadi sebuah Ketertarikan (Excitement) bagi masing-masing individu.

4 Elemen Dasar Kepemimpinan yang penting Anda pelajari sebagai Perintis, Penyelaras, Pemberdaya, dan Panutan merupakan sebuah Siklus berulang yang Anda lakukan setiap waktu dan setiap saat kepada masing-masing Individu, tidak hanya kepada second layer dibawah Anda, namun perlu menyentuh seluruh lapisan Organisasi Perusahaan.  Pemimpin akan tetap Terlihat dimanapun dia berada.  Jadilah pemimpin yang selalu dicari bukan untuk dipuja, melainkan pemimpin untuk diajak berdiskusi, bertukar pendapat, dan dikritisi.

 

 

Iklan
Tanpa kategori

Jum’at tanggal 4 Maret 2016, 11.30 am di Teknik UBT

Ada apa dengan judul tersebut, ya seperti biasa ini awal buat halaman blog (lagi). Empat buah surel uda dicoba untuk bisa mengakses wordpress yang lain tapi apa daya, ingatan tak mampu menjangkau password. Bismillah buat yang satu ini supaya bisa berguna buat pengunjung. singkat cerita blog ini dibuat untuk menambah wawasan serta curhatan hati sang… Lanjutkan membaca Jum’at tanggal 4 Maret 2016, 11.30 am di Teknik UBT