Kepemimpinan · Teknik Sipil

Pengambilan Keputusan

  • Apa itu Pengambilan Keputusan?

Keputusan dapat diartikan memilih 1 dari 2 atau lebih, baik pilihan maupun alternatif.

Dari keputusan diperoleh segala sesuatu terkait dampak dari pilihan yang telah dibuat, baik berpotensi ke arah negatif atau positif. Sebagai contoh seorang kontraktor memilih paket pekerjaan drainase, dari beberapa paket pekerjaan lain yang tersedia, seperti pekerjaan jalan, pembangunan gedung dan reklamasi.

Kenapa  kontraktor harus memilih pekerjaan drainase bukan paket pekerjaan yang lain? Hal ini dilakukan kontraktor  setelah mempertimbangkan dan memperoleh perhitungan secara matang  mengenai dampak risiko dari setiap paket pekerjaan, sehingga diperoleh keputusan untuk mengambil paket pekerjaan drainase dengan mengharapkan profit yang optimal.

 

  • Siapa yang membuat keputusan?

Dari kegiatan yang didalamnya terdapat pengambilan keputusan dapat dilihat bahwa setiap keputusan memiliki konsukuensi.  hal ini karena dampak pengambilan keputusan yang memberikan pengaruh terhadap masa yang akan dihadapi di masa mendatang. Keputusan yang telah ditetapkan memperoleh nilai umpan balik berupa dampak yang menguntungkan atau yang akan merugikan si pembuat keputusan. Kewenangan untuk membuat keputusan diperuntukkan dalam hal ini adalah orang yang bertanggung jawab dan yang memiliki kuasa di suatu organisasi.

Dari pembuat keputusan dapatdibedakan atas:

  1. Perorangan (Individual)
  2. Beberapa orang bersama-sama (A group of Individuals)

Bagian dari proses keputusan

  1. Modifikasi dari pendapat dari seseorang atau lebih anggota kelompok
  2. Pengambilan keputusan atas nama kelompok
  3. Kelompok-kelompok kecil (Sub-Group)
  4. Peserta yang bebas

 

  • Bentuk interaksi terhadap situasi keputusan perorangan ataupun kelompok dapat terlibat dalam pengambilan keputusan. Sehingga untuk melakukan pengambilan keputusan diperlukan dukungan dari lingkungan membentuk interaksi yang menguraikan situasi terhadap dampak.

Empat kategori keputusan (J. Supranto)

  1. Keputusan dalam keadaan ada kepastian (Certainly)
  2. Keputusan dalam keadaan ada risiko (Risk)
  3. Keputusan dalam keadaan ketidakpastian (Uncertainly)
  4. Keputusan dalam keadaan ada konflik (Conflict)

 

Selanjutnya akan dibahas mengenai analisis untuk mengambil keputusan, demikian untuk postingan kali ini, sekiranya dapat membantu para pembaca untuk mendapatkan sedikit pemahaman mengenai pengambilan keputusan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s